Kematian Jacko, Pentas Terbesar Dalam Sejarahnya 10/07/2009
Posted by ardisaz in Musik.add a comment
![]()
King Of Pop Michael Jackson merupakan sebuah fenomena yang luar biasa. Musiknya telah mempengaruhi orang banyak. Albumnya menjadi rekor penjualan dimana-mana. Tariannya menjadi inspirasi bagi banyak orang. Namun sangat disayangkan dia meninggal diumurnya yg masih sangat muda. Selain itu kematiaannya pun merupakan sebuah tragedi karena penyebabnya sangat misterius. Hasil otopsi menemukan perut Jacko yang penuh dengan obat-obatan. Jacko juga dikubur tanpa otak karena otaknya harus diotopsi untuk mengetahui penyebab kematiannya. Namun dibalik segala misteri dan teka-teki dibalik penyebabnya, kematian jacko telah menggegarkan seluruh dunia.
Acara pemakamannya menjadi layaknya sebuah acara konser yang meriah yang dihadiri oleh banyak sekali nama-nama besar. Tak hanya itu, proses pemakamannya juga ditampilkan hampir di seluruh belahan dunia. Bioskop-bioskop di beberapa negara dibuka untuk menampilkan prosesi pemakamannya. Semua saluran TV menampilkan lagu-lagu hits jacko. Band-band besar menulis lagu tribut for jacko yang disiarkan oleh berbagai radio di dunia. Nampaknya kematian Jacko menjadi sebuah momen yang sangat menggugah, hal tersebut menggetarkan banyak orang dan menjadikan momen kematiannya menjadi pentas terbesar bagi Jacko.
Manusia Biru, Paduan Kreatifitas, Teknologi, Dan Sosial 25/03/2009
Posted by ardisaz in Musik.add a comment
Ingat dengan ikon tiga orang, botak, berkulit biru, dan membawa pipa? Blue man group, sebuah konsep musik inovatif yang ditemukan oleh Phil Stanton, Chris Wink, dan Matt Goldman menyuguhkan penampilan teatrikal dan penuh dengan ide-ide segar. Pertunjukannya selalu luar biasa karena menampilkan semacam pantomim yang menyampaikan pesan dan kritik. Semisal kritikan tentang perilaku kecanduan internet yang saat ini banyak mewabah. Alih-alih mau berkomunikasi dengan orang yang ada (di sekitar), pecandu komunikasi seru dengan orang yang tidak ada (di sekitar). Sebuah realitas kehidupan yang suram. Ada juga sindiran tentang banyaknya informasi junk yang diterima dan dibaca setiap hari dengan
gaya penyampaian pesan yang kocak dan cerdas. Kemudian banyak jokes sinis yang ditampilkan menghibur dan melekat di pikiran. Belakangan ini, blue man group aktif mengkampanyekan global warming, salah satunya dengan menjadi ikon dari mobil ramah lingkungan.
Inez, kekasih baru ku 25/02/2009
Posted by ardisaz in Musik.2 comments

saya sudah hampir 5 tahun bersama dengan burnie, dia menemani saya di tengah gemerlapnya cahaya dan dentuman instrumen lain. Namun setengah tahun yang lalu saya meninggalkan burnie karena burnie jatuh cinta dengan adik saya. Sayapun merelakan cinta pertama saya itu. Namun, belum lama ini, Inez datang menyusupi ruang hatiku yang sudah berjaring laba-laba. Berbeda dengan burnie yang berambut merah, kuat, dan tegar, Inez berambut hitam, elegan, dan dewasa. Dan saya pun jatuh cinta dengan Inez. Kabar dukanya, adik saya mengabari bahwa burnie baru saja meninggal dunia karena lehernya patah.
Diterjemahkan dalam bahasa manusia.
Saya sudah hampir 5 tahun menggunakan gitar washburn rocker series miliki saya. Gitar itu telah menemani saya di panggung dan bermain musik bersama teman-teman. Sekitar setengah tahun yang lalu, gitar pertama saya ini saya berikan kepada adik saya. Tapi sekarang saya menemukan gitar baru yang sangat menarik perhatian saya. Saya yang hampir setengah tahun tidak bermain gitar kembali tergoda untuk membeli gitar baru. Akhirnya saya membeli gitar ibanez. Washburn saya waktu itu warnanya merah, tipikal pickup washburn, suaranya terdengar keras dan ngerock. Tapi kali ini gitar yang saya beli adalah ibanez berwarna hitam. Memberikan kesan elegan dan mewah dalam memainkannya. Inilah gitar baru saya, Ibanez. Namun baru-baru ini saya mendengar kabar duka, washburn yang saya berikan ke adik saya rusak karena necknya retak.
Music Of My Life part 3 (The Tear Mader) 05/01/2009
Posted by ardisaz in Musik.1 comment so far

TM at WARNING competition
Kelas dua SMA, di pertengahan tahun saya bersama band sekuriti kembali tampil di sebuah pentas musik, tepatnya pada perayaan tujuh belas Agustus. Itu merupakan penampilan terakhir kami bersama sekuriti, karena setelah itupun kami masing-masing sibuk dengan proyek sendiri-sendiri. Saya bersama beberapa teman di sekuriti membentuk sebuah band baru. Sebuah band yang dapat membuat kami masing-masing personil dapat meningkatkan skill kami karena memainkan lagu-lagu yang menantang. Band yang mampu memainkan lagu yang berkualitas.
Sebelum membentuk band tersebut, kami sudah merencakan karakter band kami. Kami akan memainkan lagu-lagu progresif (terinspirasi oleh star clasic dan dream theater) namun juga kami ingin tetap memainkan lagu yang dapat menghibur (terinspirasi oleh elegan, walaupun kami tidak memainkan lagu lawak). Untuk memainkan lagu dream theater, kami masih kurang personil. Baru ada saya (gitaris), Adit (bassis), dan Aad (vokalis). Masih butuh seorang keyboardis dan drummer. Untuk drummer, akhirnya kami bertemu dengan Affan, seorang drummer yang juga menyukai lagu dream theater. Keyboardis masih susah ditemukan. Namun Aad ternyata memiliki skill keyboard yang sangat mahir. Alhasil Aad beralih menjadi keyboardis. Tinggal masalah vokalis. Banyak sekali vokalis yang bagus. Tapi susah untuk mencari vokalis yang cocok dengan karakter band kami nantinya. Pencarian yang cukup lama di bagian vokal. Sembari mencari, kami pun sudah melakukan jam session. Mengulik beberapa lagu yang menarik dan memainkannya. Hingga akhirnya bertemu dengan seorang vokalis yang cocok dengan kami. Kemudian bergabunglah Ibnu sebagai vokalis band kami. Setelah itu kami merekrut dua orang manajer untuk mengurus administrasi, penjadwalan, dan berbagai macam urusan lainnya. Setelah terkumpul seluruh personil lengkap, akhirnya kami mulai mencari nama untuk band kami.Mungkin karena saat itu kami benar-benar sedang demam dream theater, nama band kamipun kami berasal dari kata tersebut. The Tear Mader. Jika disusun akan menjadi Dream Theater.
Sebagai band baru, kami mencoba untuk masuk kembali ke kompetisi musik di akhir tahun. Tampil membawakan lagu yang menantang, The Tear Mader (TM) menjadi kuda hitam di kompetisi tersebut. Dan akhirnya TM mendapat posisi juara dua di ajang musik tersebut. Tidak hanya itu, Adit mendapatkan gelar the best bassis dan Aad mendapatkan gelar the best instrument. Kompetisi tersebut pun menjadi awal dari karir TM selanjutnya. Kompetisi selanjutnya adalah salah satu ajang kompetisi yang diadakan oleh SMA 70. Bulungan Cup. Di kompetisi itu pun kami mendapat posisi 10 besar se jadebotabek. Kemudian di kompetisi yang diadakan oleh al-azhar BSD, TM mendapat posisi ke 4. Dan masih banyak prestasi-prestasi berikutnya. Hingga penampilan terakhir kami adalah ketika saya kelas 3 SMA. Di sebuah kompetisi akhir tahun, kami mendapat juara 3. Dan buat saya, ada satu penghargaan yang sangat berarti, bahwa pada kompetisi itu, saya mendapat gelar gitaris terbaik.
Setelah lulus SMA, waktu saya untuk bermusik menjadi sangat berkurang. Kesibukan kuliah membuat TM vakum untuk sementara. Tapi saya tidak berhenti untuk bermusik. Saya masih memiliki projek-projek sampingan untuk refreshing.
Music of my life part 2 (a group band) 02/01/2009
Posted by ardisaz in Musik.add a comment

elegan at NYPD competition (25 des 2005)
Mulailah dunia baru, dunia SMA. Saya cukup beruntung bisa masuk di MAN Insan Cendekia (IC) serpong, karena masuk ke sana membutuhkan persyaratan dan nilai yang sangat tinggi. Belum lagi tes ujian masuknya yang ketat dan sangat sulit. Lepas dari semua itu, masih sulit untuk memprediksi kapasitas bermusik teman-teman baru saya di IC. Seberapa banyak teman saya yang suka bermusik? Adakah diantaranya yang dapat diajak bermain dalam satu band? Apakah aliran yang disenangi teman-teman saya? Dan lain-lain. Intinya saya tidak ingin hobi saya terhenti ketika saya berada di sekolah yang atmosfir akademis dan religiusnya kental.
Sebagai kelas satu baru, saya sudah mengamati orang-orang yang sekiranya bisa diajak bermain bersama. Ada beberapa teman saya yang mahir bergitar, ada yang senang bermain keyboard, jago bermain drum, ada yang masih belajar, ada yang baru mau mencoba bermain alat musik, ada yang tidak bisa sama sekali dan tidak tertarik untuk mencoba, dan berbagai macam tipe lainnya. Tapi saya sangat semangat dan antusias dengan mereka yang senang bermusik. Akhirnya terbentuk band pertama saya bernama sekuriti. personilnya adalah saya (gitaris), aad (vokalis), nosa (vokalis), adit (bassis), dan dani (drumer). Lagu perdana kami adalah lagu yang dulu saya mainkan, punk hari ini (superman is dead). Lagu itu kami mainkan untuk audisi sebuah acara musik, namun sayang sekali band yang baru dibentuk itu tidak lolos ke babak selanjutnya. Namanya juga band baru, masih belum kompak dan juga pilihan lagunya kurang tepat untuk sebuah festival musik. Masih cerita di kelas satu, band kedua tempat saya bermain adalah bersama kakak kelas saya. Kebetulan saya dengan pendiri band itu satu guru asuh jadi kami sering ketemu ketika jam makan siang bersama guru asuh. Akhirnya dibentuklah sebuah band bernama elegan (plesetan L.A GUNS). Personilnya ada aad (vokalis), saya (gitaris), aidil (gitaris=kaka guru asuh saya), backhtiar (bassis=kaka guru asuh saya juga), dan toni (drum). Lagu yang kami mainkan pun cukup unik. Yang pertama sweet child o’mine dari guns and roses (alasan kenapa nama kami LA GUNS) dan yang kedua adalah lagu komedi, semacam lawak, dari sastromoeni. Band sekuriti juga ikut audisi dengan membawakan lagu stranger by the day yang sayangnya tidak lolos. Kembali ke elegan. Kombinasi lagu skill lumayan dan lagu lucu2an membuat elegan lolos babak penyesihan di festival musik akhir tahun. Performance yang unik pun menjadikan band kami menjadi juara 3 pada kompetisi itu. Juara 2 nya adalah band bernama rockschool yang mengusung aliran emo dan juara 1 adalah starclasic yang memainkan progresfive metal. Hasil tersebut terbilang cukup mengejutkan dan tak disangka-sangka. Karena pada kompetsisi tersebut banyak band yang bermain lebih berskil dari pada kami. Tapi ternyata paduan skill dan lawak sukses membawa elegan menjadi juara 3.
Music of My Life part 1 (Musik for The First Time) 01/01/2009
Posted by ardisaz in Musik.add a comment

Pertama kali saya mengenal musik adalah ketika saya TK. Saya kursus organ di YAMAHA jogjakarta (dulu di malioboro mall). Sempat ikut pentas atau konser beberapa kali juga. Namun belum memiliki prestasi yang gemilang. SD saya pindah dari jogja ke jakarta. Semenjak itu saya sudah tidak lagi belajar organ. Sampai kelas 1 SMP, saya mulai mencoba belajar gitar. Motivasi saya karena saat itu sahabat saya mengambil les privat gitar di rumahnya. Dia sering sekali memamerkan skillnya. Dan itu memacu saya untuk bisa bermain gitar juga. Saya mempelajari gitar secara otodidak. Sesekali di bimbing oleh salah seorang karyawan yang bekerja di rumah saya. Saya belajar dari buku-buku musik. Awalnya hanya belajar chord dan kunci-kunci yang sederhana. Saya terus belajar bermain gitar sampai saya kelas 3 SMP, saya mulai tertarik untuk memainkan gitar bersama dengan instrumen yang lain (ngeband maksud saya). Teman saya yang dulu belajar gitar telah berhenti belajar gitar dan beralih belajar vokal. Lalu ada teman sekomplek saya yang juga sedang belajar main gitar, kemudian dia saya ajak untuk bermain bas. Kemudian drummer di band jatuh kepada teman satu les bahasa inggris saya. Kami menamakan band kami Karibu. (foto sedang dicari) itulah band pertama saya. Dengan formasi seperti itu, kami memainkan lagu-lagu beraliran punk. Seperti Superman Is Dead, GreenDay, dll. Kami menggunakan waktu sepulang les bahasa inggris untuk bermain. Karibu hanya sekedar untuk bersenang-senang. Kami tidak berniat untuk go record dan sebagainya. just for fun. Inilah gitar elektrik pertama milik saya.

gitar ku
Gitar washburn rocker series, satu set dengan amplifirenya. Inilah awal dari perjalanan saya menjadi gitaris.
end of part one.
Menulis lagu 01/01/2009
Posted by ardisaz in Musik.add a comment

Ajang ekspresi diri, membuat lagu. Cukup menarik untuk dicoba, karena setiap orang mampu membuat lagu. Bahkan orang buta pun dapat membuat karya yang indah. Dari sebuah film yang saya tonton, lagu itu ibarat wanita. Musik dan aransemennya ibarat tubuhnya. Dari nada sebuah lagu, kita seolah menilai apakah wanita tersebut sexy, manis, cantik, lucu, atau biasa saja. Nada yang indah ibarat kata melihat seorang wanita yang cantik sehingga membuat kita tidak bisa mengalihkan pandangan kita walaupun sesaat. Ketika kita ingin mengenal lebih dalam wanita itu, kita kemudian perhatikan perilakunya, pribadinya, dan sifatnya. Dalam lagi ini ibaratkan lirik lagu. Dari lirik lagu tersebut, kita bisa membaca pesan yang ingin disampaikan, mendengarkan makna lagu tersebut, dan masuk ke dalam cerita yang ditulis. Dari cara memilih kosa kata, penggunakan majas, frasa, dan segala bentuk balutan kata-kata, kita mampu menilai kesungguhan lagu tersebut, sifat dari lagu tersebut, dan terutama nafas dari lagu tersebut.
Dalam membuat nada dari lagu tersebut, dibutuhkan dasar-dasar dari bermusik yang bisa dipelajari teorinya ataupun dipelajari secara otodidak. Nada seperti apa yang bisa menggambarkan kesedihan, semangat, kekuatan, dan lain-lain. Rangkaian nada-nada tersebut dapat membangkitkan perasaan dan juga dapat memberikan kenyamanan. Nada-nada yang membuat kita merasa santai, nada-nada yang membuat kita merasa sedih, dan lain-lain. Seiring berjalannya waktu, kemampuan mengolah nada pasti akan semakin baik. Pasti akan semakin mahir mengombinasikan nada.
Membuat lirik lagu juga bukanlah hal yang sulit. Tak ada bedanya dengan bercerita. Tapi tiap tulisan akan memberikan kesan yang tersendiri. Dengan menyocokan lirik dengan musik, bisa membuat lagu yang diciptakan semakin bagus. Teknik menulis juga akan mempengaruhi kesan yang akan diterima pendengarnya. Pemilihan kata dapat menciptakan imej pada lagu tersebut. Dengan pemilihan kata, pendengar dapat menilai lagu tersebut. Apakah lagu tersebut merupakan lagu romantis, lagu yang memberi kritikan atau sindiran, lagu yang berisi emosi dan kekesalan, lagu yang menunjukan kesedihan atau kekecewaan, dan banyak hal.
Nada dan lirik yang baik merupakan kombinasi yang sempurna dalam membuat lagu. Mulailah berlatih. Practice make perfect
